Jangan Abaikan 7 Hal Ini Saat Anak Anda Masuk TK

Usia prasekolah adalah masa ketika anak Anda mulai belajar banyak hal yang berkaitan dengan perkembangan dan perkembangan kebiasaan. Kebiasaan yang sering berkembang pada usia ini berdampak besar pada kebiasaan anak-anak saat mereka dewasa. Oleh karena itu, Anda harus selalu memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak usia prasekolah ini. Jangan lupakan hal-hal kecil yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang bayi Anda.

1. Latih anak Anda untuk melakukan tugas rutin secara mandiri dan tanpa bayi.

Sebagai seorang ibu, selalu latih anak Anda untuk menjadi anak yang mandiri. Jangan memanjakan anak dengan selalu memenuhi semua keinginan dan kebutuhannya. Tidak ada salahnya melatih anak Anda dalam tugas-tugas yang dapat diprediksi, seperti merapikan tempat tidur di pagi hari, mandi, makan sendiri, atau membelikan mereka sarapan di toko dengan banyak uang. Jika anak Anda ingin membantu mencuci atau membersihkan rumah, biarkan dia terbiasa dengan tugasnya.

2. Beri Diri Anda Tugas Mudah untuk Membangun Kepercayaan Diri

Anda juga harus melatih rasa percaya diri anak Anda dengan memberikan tugas-tugas sederhana. Misalnya, anak-anak ditugaskan untuk menyirami tanaman di taman setiap pagi. Anak-anak juga bisa mendapatkan pakaian dari kebun. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa tugas yang diberikan bersifat relatif dan dapat dilakukan dalam skala yang lebih kecil. Dengan memberi mereka tugas-tugas sederhana, anak-anak melatih perasaan percaya diri dan membangun kepercayaan diri.

Selengkapnya: 9 Tas Ransel Standar yang Harus Anda Simpan di Tas Sekolah untuk Melindungi Anak dari Cedera.

mulai memilih

Tidak salah bagi orang tua untuk mulai berlatih memberikan pilihan kepada anaknya. Jika anak Anda tidak mau makan, Anda mungkin ingin memberinya pilihan lain seperti roti atau puding. Tidak ada salahnya untuk menjelaskan manfaat dan konsekuensi dari setiap pilihan. Ini melatih anak untuk selalu berpikir sebelum mengambil keputusan.

4. Gunakan kata-kata positif daripada kata-kata negatif.

Selain itu, sebisa mungkin orang tua selalu menggunakan bahasa yang positif setiap kali mengajar, meminta bantuan, atau mengekang anak. Misalnya, “Jangan malas, bodoh! ” menjadi “Jika kamu pekerja keras, kamu anak yang pintar akan menjadi “. Melatih anak untuk selalu berpikir positif.

Baca Selengkapnya: Inilah 7 Akibat Memaksa Anak Sering Mendapatkan Nilai Tinggi di Sekolah.

5. Biarkan anak Anda bermain di luar lebih sering.

Nah, sebaiknya berikan kebebasan kepada anak Anda untuk bermain di luar rumah. Hal ini dapat melatih anak-anak untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal dan teman sebaya. Misalnya, naik sepeda anak Anda atau bermain di perumahan selama 30 menit setiap sore. Bermain di luar rumah juga mengembangkan rasa percaya diri anak dalam kehidupan sosial di masyarakat.

6. Melatih disiplin sejak dini

Disiplinlah anak Anda secara teratur agar kedisiplinan itu terus berlanjut hingga ia dewasa. Ini bisa dimulai dengan mengatur waktu tidur, menanamkan kebiasaan makan secara teratur, dan memberi anak Anda waktu bermain yang cukup. Misalnya, tidurlah sebelum jam 9 malam dan minta anak Anda untuk tidur.

Baca Selengkapnya: 7 Cara Melatih Anak berprestasi di sekolah agar tidak sakit

7. Berterima kasih kepada Anak-anak

Yang sering dilupakan oleh kebanyakan ibu adalah rasa tidak bersyukur. Biarkan anak Anda menunjukkan penghargaan setinggi mungkin untuk semua yang dia lakukan. Hal ini untuk menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Berikut adalah 7 hal yang tidak boleh Anda abaikan ketika anak Anda berada di taman kanak-kanak. Tentunya dengan melakukan hal ini sangat memungkinkan untuk melatih anak menjadi anak yang aktif dan mandiri.

You May Also Like

About the Author: keyhar

Leave a Reply

Your email address will not be published.