7 Keterampilan Yang Harus Dimiliki Anak Anda Saat Memasuki Taman Kanak-Kanak

Jika Anda berencana untuk mendaftarkan anak Anda di Pra-K, persiapkan anak Anda untuk dunia baru segera. Dia akan menghadapi teman-temannya dan berbagai hal penting yang perlu dia ketahui. Berikut 7 keterampilan yang harus dimiliki anak saat memasuki taman kanak-kanak.

Pelatihan toilet tahan menunjukkan kemajuan anak Anda

Pada usia tiga tahun, beberapa anak telah lulus potty training dan beberapa lainnya tidak. Jika anak Anda masih dalam proses belajar, jangan khawatir. Tidak perlu memaksa anak untuk melakukan potty training karena lebih sulit dan memakan waktu lebih lama.

Anak-anak juga dapat berkonsultasi dan bekerja sama dengan wali kelas mereka untuk dilatih menggunakan toilet di sekolah. Jika anak Anda basah di tempat tidur, bawalah banyak pakaian untuk diganti. Jika anak Anda sudah buang air kecil di toilet, ingatkan guru untuk tidak malu memberi tahu guru kapan harus buang air kecil.

2. Kemampuan berteman dengan mudah mencerminkan kecerdasan sosial.

Jika si kecil sudah terbiasa menjadi raja atau ratu di rumah dan tidak memiliki saingan, lain halnya di sekolah. Anda harus bersedia berbagi mainan dengan teman sekelas Anda, mengantre di kelas atau kamar mandi, dan bersikap sopan.

Anda dapat mengajarkan hal-hal ini kepada anak-anak Anda segera. Anda dapat menyebutkan contoh dan mengingatkan anak Anda untuk membiasakannya. Juga, jangan lupa untuk mengucapkan kata-kata ajaib ketika Anda meminta bantuan guru atau teman Anda. Terima kasih, maaf.

Baca lebih lanjut: Ingin melatih toilet anak Anda? Agar berhasil, ikuti 5 langkah ini:

3. Saya dapat mengekspresikan diri dengan baik untuk usia saya.

Sebelum masuk taman kanak-kanak, Anda dapat melatih komunikasi dengan mengajukan pertanyaan dasar seperti warna favorit Anda, mainan favorit Anda, buku yang ingin Anda baca, nama Anda, usia Anda, dan nama orang tua Anda.

Ini akan membantu anak Anda terbiasa bertanya dan menjawab pertanyaan serta berpartisipasi dalam percakapan. Selalu ingatkan diri Anda untuk tidak ragu berbicara dengan guru atau teman Anda. Latih mereka untuk berbicara dengan suara yang jelas yang dapat dimengerti orang lain.

4. Kemampuan untuk menaati perintah menunjukkan bahwa dia mengerti.

Anda dapat melatih keterampilan ini dengan berulang kali memberikan perintah sederhana. Misalnya, bawa sapu, taruh pakaian ini di lemari, berdoa sebelum makan, dan cuci tangan.

Jika anak Anda secara sukarela menerima permintaan tersebut, sekolah tidak akan kesulitan mengikuti instruksi guru. Ingatkan anak untuk selalu memperhatikan apa yang dikatakan guru.

5. Stamina yang baik untuk melakukan segalanya

Taman kanak-kanak membutuhkan banyak kesabaran, baik secara fisik maupun mental. Stamina yang buruk akan menyulitkan anak Anda untuk mengikuti rencana kegiatan taman kanak-kanak.

Pastikan anak Anda cukup tidur, makan makanan yang sehat dan banyak berolahraga. Latih keterampilan motorik anak Anda, seperti berlari, menendang bola, atau mengendarai sepeda roda tiga. Juga, latih keterampilan motorik yang baik seperti memegang pensil warna dengan benar.

Baca lebih lanjut: Jadi, lihat bagaimana mendorong kreativitas pada anak-anak prasekolah.

6. Hanya orang bebas yang dapat menjadikannya orang yang dapat dipercaya.

Jika anak terbiasa dengan kenyataan bahwa dia mandiri dan dapat melakukannya sendiri, jangan membantu. Ini akan melatihnya sebagai orang bebas.

Ketika Anda menjadi mandiri, Anda tumbuh menjadi orang yang percaya diri. Ini akan dibutuhkan nanti selama prasekolah.

Anda dapat berlatih sampai Anda fasih dengan mengajari mereka untuk mencuci tangan dengan benar, membersihkan mainan, makan tanpa makanan, mencuci piring di mesin pencuci piring, dan mencuci serta menyimpan piring. , sepatu sendiri.

7. Siapkan Emosional

Bicaralah dengan anak Anda tentang kegiatan rekreasi baru di sekolah sebelum mereka mulai sekolah. Menangis di minggu pertama sekolah adalah hal yang wajar. Anak-anak akan ketakutan karena ini pertama kalinya mereka akan menghadapi dunia di luar rumah tanpa orang tua dan wali.

Hal ini dapat diungkapkan secara bertahap berdasarkan konsultasi dengan wali kelas. Jika anak siap secara emosional, dia akan bertahan.

Baca lebih lanjut: Gunakan 5 cara ini untuk mengajari anak Anda lebih mandiri.

Setelah menguasai 7 keterampilan di atas, anak Anda siap untuk menantang dunia prasekolah yang menyenangkan!

(Dewi Triforce)

You May Also Like

About the Author: keyhar

Leave a Reply

Your email address will not be published.