5 Bahaya Yang Anda Hadapi Saat Tas Ransel Anak Anda Terlalu Berat

Apa barang favorit anak Anda untuk dibawa dalam tas sekolahnya? Tentu saja, mungkin ada buku, alat tulis, pakaian olahraga, bahan makanan, dll. Bahkan jika anak Anda memiliki banyak aktivitas yang mengharuskannya melakukan banyak hal, pastikan berat tasnya tidak lebih dari 10% dari berat tubuhnya. Misalnya, jika berat anak 20 kg, ransel tidak boleh melebihi 2 kg. Mengapa? Inilah bahaya yang harus Anda waspadai!

1. Lemah di punggung, leher dan nyeri bahu

Jika tas anak terlalu berat atau barang tidak disimpan dengan baik, muatan tidak akan merata di punggung anak. Beberapa bagian tubuh, seperti punggung, leher, dan bahu, lebih tertekan daripada beban berat yang harus dipikulnya. Akibatnya, mereka rentan terhadap sakit punggung yang berasal dari leher dan bahu mereka. Jujur, menggunakan tas berat ini dalam waktu lama bisa menyebabkan kesemutan.

Baca Juga: Waspadai Bakteri Bersarang! Ini dia 7 bagian tas dasar yang perlu dibersihkan.

2. Ubah Gaya Mendaki Anda

Berat tas, yang lebih dari 10% dari berat tubuhnya, berarti bayi berusaha lebih keras untuk berdiri tegak dan berjalan. Secara umum, anak-anak lebih cenderung membungkuk untuk membuat ransel lebih ringan. Ada risiko bahwa anak tercinta Anda akan sembuh, terutama jika Anda melanjutkan setelah bertahun-tahun. Jika Anda tidak memiliki beban berat di punggung Anda, Anda bisa berjalan dengan sedikit membungkuk.

Baca lebih lanjut: Apakah Anda berencana membeli tas sekolah baru? Berikut adalah beberapa tips!

3. Uang yang mudah menguap

Lihat apakah anak Anda lebih suka memiliki tali tas yang sama atau hanya satu tali bahu. Terlihat sejuk dan nyaman, tetapi mengikat tali tas ke satu sisi berisiko mengubah posisi tubuh bayi. Ada risiko bahwa beban pada tas sekolah Anda dapat menyebabkan bahu Anda terlihat tidak simetris karena satu sisi diangkat terlalu rendah atau terlalu tinggi. Juga, seperti yang disebutkan di atas, gaya berjalannya mungkin mulai berubah menjadi sosok yang sedikit miring, menunjukkan bahwa ia lebih kecil dari anak-anak lain seusianya.

4. Kecenderungan kelainan tulang belakang

Selain memengaruhi postur, tekanan punggung juga berisiko menghambat perkembangan sumsum tulang belakang bayi. Juga, jika Anda perhatikan saat membawa tas sekolah, ada sedikit tonjolan antara bagian belakang tas dan tulang belakang Anda. Jadi anak kesayangan Anda juga berisiko terkena risiko jangka panjang berupa penyakit tulang belakang. Skoliosis (melengkung ke arah tulang belakang), lordosis (tulang belakang lumbal membungkuk ke depan), dan kyphosis (tulang belakang membungkuk ke depan). Selain faktor genetik, penting untuk diketahui bahwa ketiga penyakit tulang belakang lebih sering terjadi pada anak-anak yang bersekolah di taman kanak-kanak atau sekolah dasar.

Baca Selengkapnya: 5 Tips Memilih Tas Ransel untuk Balita yang Baru Memulai Playgroup

5. Anak malas ke sekolah

Jika salah satu dari empat hal di atas merugikan kesehatan fisik anak Anda, risiko ini bisa menjadi dampak psikologis anak Anda. Bayangkan ransel anak Anda begitu berat sehingga tidak nyaman dan melelahkan untuk pergi ke sekolah tanpa sadar. Akibatnya, kebanggaan anak Anda di sekolah berkurang dan dia merasa lebih nyaman di rumah.

Bahaya yang ditimbulkan oleh anak-anak dengan membawa ransel yang kelebihan berat badan mengkhawatirkan. Betul sekali. Jadi mari kita mulai dengan meringankan beban perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Kami harap informasi ini membantu Anda!

You May Also Like

About the Author: keyhar

Leave a Reply

Your email address will not be published.